Belajar di sekolah bukan hanya tentang membaca, menulis, dan berhitung. Lebih dari itu, sekolah juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar mengenal diri sendiri, menghargai orang lain, serta membangun kebiasaan baik yang akan menjadi bekal di masa depan. Hal inilah yang tampak dalam kegiatan pembelajaran di Kelas 1A MI Wachid Hasyim Wonomlati melalui program "Makan Bersama dan Mengenali Suasana Hati."
Kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi peserta didik. Sebelum menikmati bekal yang telah dibawa dari rumah, seluruh siswa diajak duduk bersama dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Mereka memulai kegiatan dengan membaca doa, kemudian guru mengajak anak-anak berbincang ringan mengenai perasaan yang sedang mereka alami hari itu.
Melalui media ekspresi sederhana, seperti gambar wajah senang, sedih, semangat, takut, atau lelah, setiap anak diberi kesempatan untuk mengungkapkan suasana hatinya. Ada yang merasa sangat bahagia karena berhasil menyelesaikan tugas, ada yang sedikit sedih karena merindukan orang tua, dan ada pula yang bersemangat karena dapat bermain bersama teman-temannya. Guru mendengarkan setiap cerita dengan penuh perhatian dan memberikan apresiasi atas keberanian mereka dalam mengungkapkan perasaan.

Kegiatan mengenali suasana hati ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran sosial dan emosional. Anak-anak belajar bahwa setiap perasaan adalah hal yang wajar, serta memahami bahwa mereka dapat mengelola emosi dengan cara yang baik. Mereka juga belajar untuk menghormati perasaan teman, menunjukkan empati, dan memberikan dukungan ketika ada teman yang sedang merasa kurang bersemangat.


Setelah sesi berbagi cerita selesai, suasana kelas berubah menjadi lebih ceria ketika seluruh siswa menikmati bekal makan siang bersama. Kegiatan makan bersama bukan sekadar mengisi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi momen untuk melatih berbagai karakter positif. Anak-anak belajar mencuci tangan sebelum makan, membaca doa, makan dengan tertib, menjaga kebersihan, serta menghabiskan makanan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.



Tidak hanya itu, guru juga mengajak peserta didik untuk saling berbagi apabila ada teman yang lupa membawa bekal atau ingin saling mencicipi makanan dengan tetap menjaga sopan santun. Kebersamaan sederhana ini menumbuhkan rasa persaudaraan, kepedulian, dan semangat berbagi sejak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, suasana kelas menjadi lebih hangat dan akrab. Anak-anak merasa nyaman untuk belajar karena mereka mengetahui bahwa sekolah adalah tempat yang aman untuk mengekspresikan diri. Guru pun lebih mudah memahami kondisi emosional setiap peserta didik sehingga dapat memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Program ini sejalan dengan upaya MI Wachid Hasyim Wonomlati dalam menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, membangun kecerdasan emosional, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian.
Dengan menghadirkan kegiatan sederhana namun penuh makna seperti makan bersama dan mengenali suasana hati, Kelas 1B membuktikan bahwa belajar dapat dilakukan dengan penuh kebahagiaan. Ketika anak merasa diterima, didengarkan, dan dihargai, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Semoga kebiasaan baik ini terus tumbuh dan menjadi budaya positif yang menginspirasi seluruh warga madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan penuh kebahagiaan.
Siswa Kelas 3B Berkreasi Membuat Kartu Identitas Diri pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Suasana belajar di kelas 3B berlangsung penuh semangat
Sabtu pagi di MI Wachid Hasyim Wonomlati selalu dipenuhi semangat dan keceriaan. Sebagai bagian dari program pembiasaan hidup sehat, seluruh peserta didik mengikuti kegiatan Senam
Suasana pembelajaran Matematika di Kelas 2B MI Wachid Hasyim Wonomlati berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Bersama wali kelas, Ibu Wiwik Irnawati, para siswa mengikuti
Suasana ceria tampak menghiasi ruang belajar Kelas 1B MI Wachid Hasyim Wonomlati saat peserta didik mengikuti pembelajaran Matematika tentang mengurutkan bilangan 1 sampai 10. Mela
Mengawali pekan dengan semangat dan kedisiplinan, seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan MI Wachid Hasyim Wonomlati mengikuti kegiatan Upacara Bendera Hari Se
Semangat Belajar Al-Qur’an! Kegiatan Kenaikan Jilid BTQ di MI Wachid Hasyim Berlangsung Lancar dan Penuh Antusias MI Wachid Hasyim kembali melaksanakan kegia
Semangat, keberanian, dan kerja keras kembali ditunjukkan oleh siswa MI Wachid Hasyim. Muhammad Rafif Aydin, siswa kelas 4 MI Wachid Hasyim, tampil penuh percaya diri dalam ajang L
Rabu, 20 Mei 2026 menjadi hari yang membanggakan bagi keluarga besar MI Wachid Hasyim Wonomlati. Salah satu siswa terbaiknya, Azzayyan Al Mairi dari kelas 4, sukses menunjukkan kem
Setelah melewati rangkaian ujian panjang mulai dari UAMNU, TKA, hingga UM, siswa kelas 6 MI Wachid Hasyim akhirnya dapat menikmati momen penyegaran melalui kegiatan Class 6 Goes To
Suasana penuh semangat dan kesungguhan tampak di lingkungan MI Wachid Hasyim saat siswa-siswi kelas 6 mengikuti rangkaian ujian akhir tahun pelajaran 2025/2026. Seluruh peserta did