Pembelajaran Bahasa Jawa di kelas 2A berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan pada pekan ini. Materi yang diajarkan adalah *“Urip Resik lan Sehat”*, sebuah tema penting yang bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini kepada peserta didik. Kegiatan pembelajaran ini dilaksanakan secara interaktif sehingga siswa tidak hanya memahami materi Bahasa Jawa, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan apersepsi yang dilakukan oleh guru dengan mengajak siswa berdiskusi ringan mengenai kebiasaan mereka sebelum berangkat ke sekolah. Guru menanyakan, dalam Bahasa Jawa sederhana, apakah siswa sudah mandi, menggosok gigi, dan mencuci tangan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut langsung disambut antusias oleh siswa kelas 2A yang dengan percaya diri menjawab menggunakan kosakata Bahasa Jawa yang telah mereka pelajari sebelumnya. Suasana kelas menjadi hidup karena siswa merasa dekat dengan materi yang dibahas.

Selanjutnya, guru memperkenalkan materi *“Urip Resik lan Sehat”* melalui cerita pendek berbahasa Jawa yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa kelas rendah. Cerita tersebut menggambarkan tokoh anak yang rajin menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan sebelum makan, serta membersihkan kelas bersama teman-temannya. Melalui cerita ini, siswa tidak hanya belajar kosa kata dan kalimat sederhana dalam Bahasa Jawa, tetapi juga memahami pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, guru menggunakan media gambar dan kartu kosakata. Siswa diminta menyebutkan nama-nama kegiatan hidup bersih dan sehat dalam Bahasa Jawa, seperti *adus*, *ngumbah tangan*, dan *resik-resik kelas*. Kegiatan ini melatih keberanian siswa untuk berbicara serta meningkatkan kemampuan berbahasa Jawa secara lisan. Guru juga memberikan contoh pelafalan yang benar agar siswa terbiasa menggunakan Bahasa Jawa dengan baik dan sopan.
Pembelajaran semakin menarik ketika siswa diajak melakukan praktik langsung. Secara berkelompok, siswa diminta memperagakan kebiasaan hidup bersih dan sehat sambil mengucapkan kalimat sederhana dalam Bahasa Jawa. Kegiatan ini membuat siswa lebih aktif, kreatif, dan bekerja sama dengan teman-temannya. Selain itu, nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab juga ditanamkan melalui aktivitas kelompok tersebut.
Di akhir pembelajaran, guru bersama siswa melakukan refleksi. Siswa diajak menyimpulkan manfaat hidup bersih dan sehat serta pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah. Guru memberikan penguatan bahwa kebiasaan baik tersebut harus dilakukan setiap hari, baik di sekolah maupun di rumah. Pembelajaran ditutup dengan pesan motivasi agar siswa terus membiasakan hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari perilaku sehari-hari.
Melalui pembelajaran Bahasa Jawa dengan materi *“Urip Resik lan Sehat”* ini, diharapkan siswa kelas 2A tidak hanya mampu memahami Bahasa Jawa sebagai bahasa daerah, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan mereka. Kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang sehat, bersih, dan berbudaya sejak usia dini.
Siswa Kelas 3B Berkreasi Membuat Kartu Identitas Diri pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Suasana belajar di kelas 3B berlangsung penuh semangat
Dalam upaya membentuk karakter peserta didik yang religius, disiplin, dan berakhlakul karimah, MI Wachid Hasyim Wonomlati terus menghadirkan berbagai program pembiasaan positif yan
Semangat Belajar Al-Qur’an! Kegiatan Kenaikan Jilid BTQ di MI Wachid Hasyim Berlangsung Lancar dan Penuh Antusias MI Wachid Hasyim kembali melaksanakan kegia
Semangat, keberanian, dan kerja keras kembali ditunjukkan oleh siswa MI Wachid Hasyim. Muhammad Rafif Aydin, siswa kelas 4 MI Wachid Hasyim, tampil penuh percaya diri dalam ajang L
Rabu, 20 Mei 2026 menjadi hari yang membanggakan bagi keluarga besar MI Wachid Hasyim Wonomlati. Salah satu siswa terbaiknya, Azzayyan Al Mairi dari kelas 4, sukses menunjukkan kem
Suasana penuh semangat dan kesungguhan tampak di lingkungan MI Wachid Hasyim saat siswa-siswi kelas 6 mengikuti rangkaian ujian akhir tahun pelajaran 2025/2026. Seluruh peserta did
Siswa-siswi kelas 6 MI Wachid Hasyim mengikuti kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 3 yang dilaksanakan pada tanggal 26 dan 27 April 2026. Kegiatan ini berlangsung denga
Wonomlati – Dalam suasana penuh kehangatan pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H, keluarga besar MI Wachid Hasyim Wonomlati menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai wujud memperer
Krembung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi MI Wachid Hasyim Wonomlati. Dua perwakilan terbaik dari kelas 4 turut berpartisipasi dalam ajang Seleksi
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِن